Pengguna iPhone 15 Kembali Mengeluh, NFC Rusak Setelah Mengisi Daya di Mobil BMW

- 2 Oktober 2023, 14:35 WIB
Ilustrasi - iPhone 15 series terdiri atas iPhone 15 dan iPhone 15 Plus.
Ilustrasi - iPhone 15 series terdiri atas iPhone 15 dan iPhone 15 Plus. / (ANTARA/HO-Apple Newsroom)

MitraJakarta.id - Keluhan pengguna iPhone 15 terus berdatangan. Terbaru beberapa penggemar BMW mengeluh. Pasalnya, chip NFC iPhone 15 berhenti berfungsi setelah mereka mengisi daya baterai ponsel menggunakan fasilitas bantalan pengisi daya nirkabel mobil.

Orang-orang membicarakan masalah aneh ini di internet, seperti MacRumors dan Reddit. Orang dengan masalah ini melaporkan iPhone memasuki mode pemulihan data dengan layar putih kosong. Selain itu, chip NFC di iPhone, berhenti berfungsi saat ponsel dihidupkan kembali.

Bagi mereka yang tidak paham teknologi, perlu diperhatikan bahwa chip NFC di iPhone adalah kekuatan pendorong di balik sejumlah fitur. Ini termasuk untuk melakukan transaksi uang elektronik, Apple Pay, hingga kunci mobil digital.

Mereka yang mengalami masalah ini, mengeluhkan pesan kesalahan yang muncul pada layar “Tidak dapat mengatur Apple Pay” dalam aplikasi Wallet. Sayangnya, saat ini tidak ada solusi mudah untuk mengatasi masalah membingungkan tersebut.

Dalam laporan Gizchina, Minggu (1/9) beberapa orang yang terkena dampak mengatakan Apple memberi mereka iPhone baru karena chip NFC rusak. Namun, solusi ini tidak akan berhasil untuk jangka panjang.

Keluhan terbanyak datang dari pengguna iPhone 15 Pro dan Pro Max. Hal ini juga dapat memengaruhi iPhone 15 dan 15 Plus.

Jadi, jika memiliki iPhone 15 versi apa pun, berhati-hatilah saat menggunakan metode pengisian daya nirkabel di BMW Anda sampai masalahnya teratasi.

Penyebab dari masalah ini masih belum diketahui. Selain itu, fakta penting seperti jumlah sebenarnya konsumen yang terkena dampak dan model BMW yang terlibat juga masih belum diketahui. MacRumors mencoba menghubungi Apple, namun belum ada jawaban.***

Editor: Senja Hanan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah