Kemenkes: Ada Tiga Jenis Malaria yang Ada di Indonesia

- 27 Mei 2024, 19:34 WIB
Nyamuk Anopheles betina penyebab Malaria
Nyamuk Anopheles betina penyebab Malaria /

Mitra Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan sebanyak 418.546 kasus penyakit malaria di Indonesia. Di mana mayoritas penyakit berasal dari jenis Falsiparum, Vivaks, dan Knowlesi.

"Indonesia berkontribusi pada penyakit malaria secara global sekitar 2 persen atau setara 400 ribuan kasus, di mana hampir 300 ribuan berasal dari Papua," kata Plh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes RI Helen Dewi Prameswari melalui konferensi pers diikuti dalam jaringan di Jakarta, Senin.

Konferensi pers dalam rangkaian peringatan Hari Malaria Sedunia 2024 itu memperkenalkan ragam penyakit malaria yang melanda Indonesia, utamanya di daerah terpencil serta kawasan timur Indonesia.

Jenis malaria yang dimaksud yakni vivaks yang disebabkan oleh plasmodium vivax. Jenis itu menyebabkan anemia kronik dan juga dapat berkembang menjadi malaria dengan komplikasi.

"Jenis malaria vivaks sering berkembang menjadi malaria dengan komplikasi yang menyebabkan kematian," katanya.

Berikutnya, malaria ovale disebabkan oleh plasmodium ovale dengan manifestasi klinis bersifat ringan. Selain itu, malaria malariae disebabkan oleh plasmodium malariae.

Terakhir, adalah malaria knowlesi disebabkan oleh plasmodium knowlesi. Jenis tersebut juga dapat berkembang menjadi malaria dengan komplikasi.

"Knowlesi adalah malaria yang tadinya hanya ditularkan di kera ekor panjang, sekarang mulai menyerang manusia di wilayah Aceh dan beberapa wilayah di Kalimantan karena adanya pembukaan hutan," katanya.

Ia mengatakan kasus malaria di Indonesia didominasi jenis falsiparum, vivaks, dan knowlesi.

Halaman:

Editor: Senja Hanan


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah